Studi Persepsi dan Adaptasi Petani Terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Bojonegoro

Heri Mulyanti, Mulyanti and Nindy Callista Elvania, Elvania and Fandi Hafid Sugianto, Sugianto and Ardhani Naufal Arya Frederika, Frederika (2026) Studi Persepsi dan Adaptasi Petani Terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Bojonegoro. LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO.

[thumbnail of HERI MULYANTI_Genap2024_2025.pdf] Text
HERI MULYANTI_Genap2024_2025.pdf

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini menelaah persepsi, kerentanan, dan strategi adaptasi petani padi terhadap perubahan iklim di empat desa di Kabupaten Bojonegoro yang mewakili wilayah rawan banjir, rawan kekeringan, dan kombinasi keduanya. Sebanyak 120 petani diwawancarai melalui kuesioner terstruktur dengan penilaian skala Likert serta analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa meskipun 82,5% petani memiliki pengalaman bertani lebih dari 20 tahun, kerentanan struktural tetap tinggi akibat kepemilikan lahan sempit (95% <1 ha), dominasi petani dewasa dan lanjut usia (94,2%), serta rendahnya tingkat pendidikan (70% hanya menamatkan sekolah dasar atau kurang). Keterbatasan tersebut memperlemah kapasitas adaptif, terutama dalam mengakses informasi iklim dan teknologi pertanian modern. Persepsi petani terhadap ancaman iklim dipengaruhi oleh kondisi lokal. Petani di wilayah kekeringan lebih menyadari bahaya iklim dibandingkan dengan petani di bantaran sungai yang terbiasa dengan banjir tahunan. Dampak perubahan iklim teridentifikasi dalam bentuk penurunan produktivitas, peningkatan serangan hama dan penyakit, serta ketergantungan tinggi pada irigasi air tanah saat musim kemarau. Strategi adaptasi yang dilakukan mencakup penggunaan varietas tahan kekeringan, irigasi hemat air, pemanfaatan informasi iklim, dan dukungan organisasi tani. Namun, aspek sosio-psikologis seperti keyakinan terhadap keberlanjutan usaha tani masih lemah, khususnya di wilayah banjir. Temuan ini menegaskan bahwa adaptasi bersifat kontekstual dan sangat dipengaruhi oleh kombinasi kondisi biofisik, sosial-ekonomi, serta persepsi lokal. Oleh karena itu, penguatan kapasitas adaptif membutuhkan integrasi pengetahuan empiris dengan pendekatan ilmiah, peningkatan pendidikan, penyuluhan, dan informasi iklim, sekaligus membangun kembali optimisme petani terhadap keberlanjutan pertanian padi.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Adaptasi, perubahan iklim, kekeringan, petani, persepsi
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Ilmu Lingkungan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Ilmu Lingkungan
Depositing User: Pustakawan Perpustakaan Unigoro
Date Deposited: 24 Jun 2026 06:56
Last Modified: 24 Jun 2026 06:56
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5224

Actions (login required)

View Item
View Item