Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Identifikasi Potensi Ekonomi dan Permasalahan Sosial di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2018-2022

Elika Febrianti, Febrianti and Fahrizal Taufiqqurachman, Taufiqqurachman and Siti Rizqiyatul Munawaroh, Munawaroh and Mei Ria Rahayu, Rahayu (2026) Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Identifikasi Potensi Ekonomi dan Permasalahan Sosial di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2018-2022. LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO.

[thumbnail of Laporan Penelitian internal LPPM Unigoro Elika ganjil 2024-2025 - ELIKA FEBRIANTI.pdf] Text
Laporan Penelitian internal LPPM Unigoro Elika ganjil 2024-2025 - ELIKA FEBRIANTI.pdf

Download (920kB)

Abstract

Potensi ekonomi dan permasalahan sosial menjadi sebuah topik pembahasan yang tidak pernah habis dan selalu bersifat dinamis. Tingginya angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dugunakan untuk mengindikasi atau mengetahui potensi unggulan setiap daerah. Kondisi ini di iringi permasalahan sosial tinggi di Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan analisis Location Quotient (LQ) dan Dinamis Location Quotient (DLQ) untuk menentukan potensi ekonomi, adapun untuk menganalis masalah sosial menggunakan Teknik Clustering. Hasil penelitian menunjukkan beberapa sektor yang merupakan potensi ekonomi di kabupaten Bojonegoro Tahun 2018-2022 adalah sektor sektor Pertambangan dan Penggalian, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, Informasi dan Komunikasi, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, dan Konstruksi. Sektor-sektor ini berdasarkan hasil perhitungan DLQ termasuk pada kriteria unggulan dan potensial. Adapun hasil analisa permasalahan sosial berdasarkan data PMKS di Kabupaten Bojonegoro, pengelompokkan kabupaten di Kabupaten Bojonegoro berdasarkan jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial dibagi menjadi 2 cluster (tinggi dan rendah) dengan nilai silhouette 0,7275 yang menunjukkan kekuatan cluster mempunyai struktur kuat. Terdapat 7 kecamatan dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial yang tinggi dan tergolong dalam cluster 1. Di cluster 2 terdapat 21 kecamatan dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial yang rendah dibandingkan dengan cluster 1. Dari data PMKS yang memiliki nilai tertinggi adalah fakir miskin di kabupaten Bojonegoro pada tahun 2018-2022.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Potensi Ekonomi, PMKS, LQ, DLQ, Clustering
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi > Prodi Ekonomi Pembangunan
Depositing User: jungkook bts 2025
Date Deposited: 08 Jul 2026 07:53
Last Modified: 08 Jul 2026 07:53
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5264

Actions (login required)

View Item
View Item