Tinjauan Hukum Konflik Norma Antara KUHP Nomor 1 Tahun 2023 dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dalam Perspektif Pengguguran Kandungan

Fitria Wahyuni, Wahyuni (2026) Tinjauan Hukum Konflik Norma Antara KUHP Nomor 1 Tahun 2023 dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dalam Perspektif Pengguguran Kandungan. Bachelor thesis, Hukum.

[thumbnail of ilovepdf_merged (2).pdf] Text
ilovepdf_merged (2).pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI BUAT REPOSITORY-18-34.pdf] Text
SKRIPSI BUAT REPOSITORY-18-34.pdf - Published Version

Download (247kB)
[thumbnail of SKRIPSI BUAT REPOSITORY-35-52.pdf] Text
SKRIPSI BUAT REPOSITORY-35-52.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[thumbnail of SKRIPSI BUAT REPOSITORY-53-86.pdf] Text
SKRIPSI BUAT REPOSITORY-53-86.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (346kB)
[thumbnail of SKRIPSI FITRIA 1234 fix (1)-87-98.pdf] Text
SKRIPSI FITRIA 1234 fix (1)-87-98.pdf - Published Version

Download (275kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik norma antara Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dalam pengaturan tindak pidana pengguguran kandungan (aborsi), serta untuk mengetahui penyelesaian terhadap konflik norma tersebut.Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, serta literatur yang relevan. Analisis bahan hukum dilakukan secara kualitatif melalui penafsiran dan pengkajian terhadap norma hukum yang berlaku.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konflik norma antara KUHP Nomor 1 Tahun 2023 dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dalam pengaturan pengguguran kandungan. KUHP pada prinsipnya mengatur aborsi sebagai perbuatan yang dilarang dan diancam dengan pidana. Sedangkan Undang-Undang Kesehatan memberikan pengecualian terhadap larangan tersebut dalam kondisi tertentu, yaitu karena indikasi kedaruratan medis dan kehamilan akibat perkosaan atau tindak pidana kekerasan seksual lainnya. Perbedaan pengaturan tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dalam penerapannya.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22742011060
Uncontrolled Keywords: Konflik Norma, Pengguguran Kandungan, Aborsi, KUHP, Undang-Undang Kesehatan, Lex Specialis
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Hukum
Depositing User: wahyuni fitria 22742011060
Date Deposited: 31 Jul 2026 02:26
Last Modified: 31 Jul 2026 02:26
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5396

Actions (login required)

View Item
View Item