Pengaruh Sektor Industri Manufaktur, Sektor Pertanian, dan Upah Minimum (UMP) Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Provinsi di Pulau Jawa Tahun 2015-2024

Meita Sandi Dwi Saputri, Saputri (2026) Pengaruh Sektor Industri Manufaktur, Sektor Pertanian, dan Upah Minimum (UMP) Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Provinsi di Pulau Jawa Tahun 2015-2024. Bachelor thesis, Ekonomi.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (273kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (502kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sektor Industri Manufaktur, Sektor Pertanian, dan Upah Minimum Provinsi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka pada provinsi di Pulau Jawa tahun 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, serta sumber data pendukung lainnya. Data yang digunakan merupakan data panel yang terdiri dari data time series tahun 2015–2024 dan data cross section enam provinsi di Pulau Jawa. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Berdasarkan hasil pemilihan model, Fixed Effect Model terpilih sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sektor Industri Manufaktur berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka dengan nilai koefisien sebesar -0,0000188 dan probabilitas 0,0062. Sektor Pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka dengan nilai koefisien sebesar 0,000128 dan probabilitas 0,0291. Sementara itu, Upah Minimum Provinsi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka dengan nilai koefisien sebesar 0,000000195 dan probabilitas 0,3970. Secara simultan, Sektor Industri Manufaktur, Sektor Pertanian, dan Upah Minimum Provinsi berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka dengan nilai probabilitas F-statistic sebesar 0,000000. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,806973 menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 80,69%, sedangkan sisanya 19,31% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22602011011
Uncontrolled Keywords: Sektor Industri Manufaktur, Sektor Pertanian, Upah Minimum Provinsi, Tingkat Pengangguran Terbuka, Data Panel.
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Ekonomi Pembangunan
Divisions: Fakultas Ekonomi > Prodi Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Meita Sandi Dwi Saputri 22602011011
Date Deposited: 20 Jul 2026 08:32
Last Modified: 20 Jul 2026 08:32
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5415

Actions (login required)

View Item
View Item