Tradisi Joko Playon dalam Prespektif Hukum Adat (Studi di Desa Jegulo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban)

Muhammad Nasrukhin, Nasrukin (2026) Tradisi Joko Playon dalam Prespektif Hukum Adat (Studi di Desa Jegulo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban). Bachelor thesis, Hukum.

[thumbnail of ABTRACK NASRUKIN.pdf] Text
ABTRACK NASRUKIN.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf - Submitted Version

Download (379kB)
[thumbnail of Bab II (1).pdf] Text
Bab II (1).pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (326kB)
[thumbnail of Bab III (2).pdf] Text
Bab III (2).pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (387kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf - Submitted Version

Download (266kB)
[thumbnail of Lampiran (1).pdf] Text
Lampiran (1).pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (647kB)

Abstract

Tradisi Joko Playon merupakan salah satu tradisi adat yang masih hidup dan dilestarikan oleh masyarakat Dusun Dringu, Desa Jegulo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Tradisi ini menjadi bagian dari rangkaian Sedekah Bumi dan Haul Mbah Nanggul yang dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta penghormatan kepada leluhur. Keberadaan tradisi tersebut menunjukkan adanya nilai-nilai sosial, budaya, dan hukum yang hidup dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah Tradisi Joko Playon memenuhi unsur sebagai norma hukum adat serta untuk menganalisis implikasi hukumnya terhadap sistem hukum nasional.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris pendekatan konseptual, dan pendekatan historis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Joko Playon memenuhi unsur sebagai norma hukum adat karena dilaksanakan secara turun-temurun, diyakini dan dipatuhi oleh masyarakat sebagai suatu kewajiban adat, serta memiliki nilai-nilai yang mengatur perilaku sosial masyarakat. Tradisi ini juga memperoleh legitimasi sosial melalui peran sesepuh desa yang menjaga keberlangsungan dan pelestariannya. Selain itu, Tradisi Joko Playon dapat dikategorikan sebagai living law karena masih hidup, berkembang, dan dijalankan secara konsisten oleh masyarakat Dusun Dringu. Implikasi hukum tradisi ini terhadap sistem hukum nasional terlihat dari pengakuan negara terhadap keberadaan masyarakat hukum adat sebagaimana diatur dalam Pasal 18B ayat (2) dan Pasal 28I ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tradisi Joko Playon juga berkontribusi dalam pelestarian kebudayaan nasional serta memperkuat pluralisme hukum di Indonesia.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22742011097
Uncontrolled Keywords: Tradisi Joko Playon, Hukum Adat, Living Law, Masyarakat Hukum Adat, Pluralisme Hukum.
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Hukum
Depositing User: Muhammad Nasrukhin 22742011097
Date Deposited: 29 Jul 2026 03:46
Last Modified: 29 Jul 2026 03:46
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5597

Actions (login required)

View Item
View Item