Collaborative Governance dalam Pengelolaan Agrowisata Kebun Belimbing di Desa Ngringinrejo Kabupaten Bojonegoro

Selma Riski Nur Laili, Laili (2026) Collaborative Governance dalam Pengelolaan Agrowisata Kebun Belimbing di Desa Ngringinrejo Kabupaten Bojonegoro. Bachelor thesis, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (301kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (383kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (263kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (256kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Destinasi wisata ini sedang menghadapi tantangan serius berupa penurunan jumlah pengunjung pada tahun 2022–2024, kerusakan sarana prasarana serta kurangnya promosi sebagai penunjang di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pisau analisis model proses Collaborative Governance menurut Ansell dan Gash (2008), yang mencakup lima indikator: dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama, dan hasil sementara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan Collaborative Governance dalam pengelolaan Agrowisata Kebun Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kabupaten Bojonegoro. Data yang diperoleh dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola kolaboratif lintas sektor di lokasi tersebut belum optimal. Masalah utama dipicu oleh ketimpangan komunikasi, di mana hubungan internal desa berjalan rutin sedangkan hubungan vertikal dengan dinas terkait hanya bersifat insidental. Selain itu, muncul dualisme kepercayaan akibat solidnya modal sosial internal desa yang berbanding terbalik dengan terkikisnya kepercayaan pihak swasta karena lambatnya perbaikan fasilitas. Kondisi ini diperparah oleh melonggarnya komitmen pasca-pandemi terlihat dari terbengkalainya gedung pertemuan oleh BUMDes dan pasifnya konten IT Pokdarwis serta adanya perbedaan cara pandang antarpihak dalam melihat akar masalah penurunan pengunjung. Dampaknya, meskipun kolaborasi sempat menghasilkan small wins seperti paket geotour, pendapatan yang diperoleh habis terserap untuk operasional harian karyawan sehingga kerusakan fisik wahana tetap tidak teratasi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22632011125
Uncontrolled Keywords: Collaborative Governance, Pengelolaan Agrowisata, Kebun Belimbing Ngringinrejo, Penurunan Pengunjung
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Administrasi Publik
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Prodi Administrasi Publik
Depositing User: Selma Riski Nur Laili 22632011125
Date Deposited: 14 Aug 2026 02:02
Last Modified: 14 Aug 2026 02:02
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6009

Actions (login required)

View Item
View Item