Optimasi Alokasi Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Nglirip Kabupaten Tuban Menggunakan Metode Linier Program

Farida Muntahana, Muntahana (2026) Optimasi Alokasi Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Nglirip Kabupaten Tuban Menggunakan Metode Linier Program. Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (487kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (451kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (856kB)

Abstract

Daerah Irigasi Nglirip Kabupaten Tuban memiliki luas layanan sebesar 1.292 ha dengan permasalahan utama berupa ketidakseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi, terutama pada musim kemarau. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi air belum optimal sehingga berpotensi menurunkan produktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air irigasi, mengevaluasi kesesuaian pola tanam terhadap kondisi ketersediaan air, serta memperoleh pola tanam yang mampu memberikan keuntungan maksimum melalui metode program linier. Analisis dilakukan menggunakan data klimatologi, curah hujan, debit sungai, dan luas areal irigasi. Tahapan penelitian meliputi analisis evapotranspirasi metode Penman Modifikasi, uji kualitas data hujan, analisis curah hujan efektif, perhitungan kebutuhan air irigasi, analisis debit andalan Q80, penyusunan neraca air, dan optimasi menggunakan metode Linear Programming dengan bantuan Solver pada Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit andalan Q80 di Daerah Irigasi Nglirip berfluktuasi antara 0,59 m³/det hingga 29,58 m³/det. Pada sebagian besar periode terjadi kondisi surplus air, sedangkan pada beberapa periode musim kemarau terjadi defisit akibat kebutuhan air yang melebihi debit tersedia. Hasil optimasi menunjukkan bahwa alternatif terbaik adalah pola tanam Padi–Kedelai–Jagung dengan luas tanam optimum masing-masing sebesar 1.292 ha, 1.292 ha, dan 843,05 ha yang dimulai pada periode Desember I. Alternatif tersebut menghasilkan keuntungan maksimum sebesar Rp. 50.550.076.814,27, lebih tinggi dibandingkan alternatif lainnya. Dengan demikian, penerapan metode program linier terbukti mampu mengoptimalkan alokasi air irigasi, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya air, serta memberikan keuntungan usaha tani yang lebih maksimal di Daerah Irigasi Nglirip Kabupaten Tuban.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22222011090
Uncontrolled Keywords: Alokasi Air Irigasi, Program Linier, Optimasi.
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Farida Muntahana 22222011090
Date Deposited: 24 Aug 2026 02:02
Last Modified: 24 Aug 2026 02:02
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6278

Actions (login required)

View Item
View Item