Studi Perbandingan Penggunaan Agregat Halus Pasir Lumajang, Pasir Kalitidu Bojonegoro dan Pasir Blitar Terhadap Kuat Tekan Beton

Muhammad Sabiq Fil Haq, Haq (2026) Studi Perbandingan Penggunaan Agregat Halus Pasir Lumajang, Pasir Kalitidu Bojonegoro dan Pasir Blitar Terhadap Kuat Tekan Beton. Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABTRAK.pdf] Text
ABTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (396kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (502kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang paling banyak digunakan, dengan agregat sebagai komponen dominan yang mencapai 60–75% dari total volume. Karakteristik agregat halus (pasir) sangat memengaruhi mutu beton, khususnya kuat tekan yang dihasilkan. Di Jawa Timur, pasir Bojonegoro (Kalitidu), Lumajang, dan Blitar tersedia melimpah dan sering digunakan sebagai bahan campuran beton, namun ketiganya memiliki karakteristik geologi yang berbeda sehingga berpotensi menghasilkan kualitas beton yang berbeda. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik ketiga jenis pasir tersebut, menganalisis perbedaan pengaruhnya terhadap kuat tekan beton, serta menentukan jenis pasir yang menghasilkan kuat tekan paling optimal. Penelitian dilakukan di laboratorium Universitas Unigoro dengan membuat benda uji silinder berukuran diameter 15 cm x tinggi 30 cm. Pengujian karakteristik agregat meliputi gradasi, kadar lumpur, kadar air, berat jenis, dan kandungan organik, mengacu pada SNI. Mix design dihitung berdasarkan SNI 7656:2012, sedangkan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, 21, dan 28 hari menggunakan Compression Testing Machine (CTM) sesuai SNI 1974:2011. Hasil penelitian menunjukkan pasir Lumajang memiliki karakteristik paling baik (gradasi FM 2,79, kadar lumpur 1,00%) dibandingkan pasir Blitar dan Kalitidu. Nilai kuat tekan beton umur 28 hari tertinggi diperoleh dari pasir Lumajang sebesar 16,58 MPa, diikuti pasir Blitar 12,45 MPa, dan pasir Kalitidu 11,82 MPa. Meskipun demikian, ketiga variasi belum mencapai kuat tekan rencana (f'c = 20 MPa). Keunggulan pasir Lumajang dikaitkan dengan gradasi yang sesuai Zona 2, kadar lumpur rendah, dan kadar air stabil sehingga menghasilkan ikatan pasta semen-agregat yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22222011166
Uncontrolled Keywords: agregat halus, pasir, kuat tekan beton, gradasi, mix design
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Muhammad sabiq filhaq 22222011166
Date Deposited: 24 Aug 2026 02:45
Last Modified: 24 Aug 2026 02:45
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6306

Actions (login required)

View Item
View Item