Analisis Risiko Proyek Konstruksi Check DAM Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) (Studi Kasus: Proyek Rehabilitasi Check Dam Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025)

Ricki Yoga Saputra, Saputra (2026) Analisis Risiko Proyek Konstruksi Check DAM Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) (Studi Kasus: Proyek Rehabilitasi Check Dam Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025). Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (986kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (463kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (619kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Proyek rehabilitasi check dam memiliki potensi risiko yang berasal dari material, peralatan, sumber daya manusia, manajemen/pengawasan, lingkungan, dan pelaksanaan pekerjaan. Kondisi lokasi di sekitar sungai, kestabilan tanah, perubahan debit air, cuaca, serta penggunaan alat dan material menyebabkan pengendalian risiko diperlukan untuk mendukung keselamatan dan kelancaran proyek. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko, menentukan risiko prioritas, dan merumuskan langkah mitigasi pada proyek rehabilitasi check dam di Kabupaten Bojonegoro tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 28 responden yang dipilih melalui purposive sampling dari 14 proyek. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, kuesioner, dan wawancara. Sebanyak 35 indikator awal diuji menggunakan corrected item-total correlation dan Cronbach’s Alpha. Hasil pengujian menghasilkan 30 indikator valid dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,966, kemudian dianalisis menggunakan Failure Mode and Effect Analysis berdasarkan Severity, Occurrence, dan Detection untuk memperoleh Risk Priority Number. Lima risiko prioritas adalah kondisi alat kerja kurang layak digunakan dengan RPN 78,52; kurangnya penerapan prosedur K3 sebesar 76,45; pengawasan lapangan kurang optimal sebesar 72,79; kondisi tanah tidak stabil sebesar 72,18; dan risiko tertimpa material sebesar 69,80. Mitigasi diarahkan pada inspeksi dan pemeliharaan alat, peningkatan K3 dan pengawasan, pengamanan tanah, serta penataan dan pengangkatan material secara aman.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22222011014
Uncontrolled Keywords: Risiko Konstruksi, Check Dam, FMEA, Mitigasi Risiko
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Ricki Yoga Saputra 22222011014
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:53
Last Modified: 27 Aug 2026 01:53
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6312

Actions (login required)

View Item
View Item