Anthony Eka Widjaya, Widjaya (2026) Studi Eksperimental Pengaruh Oli Bekas Sebagai Subtitusi Aspal dan Pasir Silika Sebagai Pengganti Agregat Halus Terhadap Karakteristik Campuran Aspal AC-WC dengan Metode Marshall. Bachelor thesis, Fakultas sains dan teknik.
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
BAB 1.pdf
Download (211kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (302kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (755kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB 5.pdf
Download (209kB)
LAMPIRAN (2).pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan oli bekas sebagai substitusi aspal dan pasir silika sebagai pengganti agregat halus terhadap karakteristik campuran aspal Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) menggunakan metode Marshall. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada upaya mencari material alternatif yang lebih berkelanjutan guna mengurangi eksploitasi agregat alam dan memanfaatkan limbah kendaraan yang masuk kategori B3. Metodologi yang digunakan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan variabel bebas berupa variasi kadar oli bekas (0%, 2%, 4%, dan 6%) serta variasi kadar pasir silika (0%, 5%, 10%, dan 15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) awal yang diperoleh adalah sebesar 6,39%. Analisis karakteristik Marshall menunjukkan bahwa integrasi kedua material ini secara teknis layak untuk diimplementasikan dalam struktur perkerasan jalan dengan syarat proporsi yang ketat. Substitusi oli bekas hingga kadar 4% masih memenuhi seluruh Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Namun, pada kadar 6%, nilai kelelehan (flow) mencapai rata-rata 4,98 mm, yang telah melampaui batas standar maksimum sebesar 4 mm, sehingga campuran menjadi terlalu plastis dan berisiko mengalami deformasi permanen (rutting). Pasir silika terbukti efektif berperan sebagai pengisi rongga (void filling) yang meningkatkan kepadatan dan stabilitas mekanis campuran, sementara oli bekas berfungsi sebagai rejuvenating agent yang meningkatkan fleksibilitas aspal. Secara volumetrik, nilai VIM, VMA, dan VFB pada variasi campuran yang diuji tetap berada dalam rentang spesifikasi yang dipersyaratkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan oli bekas maksimal sebesar 4% memberikan keseimbangan terbaik antara kekuatan struktural dan durabilitas untuk lapisan aus AC-WC.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Additional Information: | 22222011048 |
| Uncontrolled Keywords: | AC-WC, Metode Marshall, Oli Bekas, Pasir Silika, Karakteristik Marshall. |
| Subjects: | Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknik |
| Depositing User: | anthony eka widjaya 22222011048 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 08:03 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 08:03 |
| URI: | https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6323 |
