Analisis Mekanisme Dual-Modification Pada Campuran AC-WC: Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bio-Flux dan Abu Kayu Jati Sebagai Reinforcing Filler

Ahmad Rizki Syah Putra, Putra (2026) Analisis Mekanisme Dual-Modification Pada Campuran AC-WC: Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bio-Flux dan Abu Kayu Jati Sebagai Reinforcing Filler. Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (290kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (556kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (778kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (667kB)

Abstract

Pertumbuhan volume lalu lintas menuntut lapis perkerasan yang lebih awet sekaligus mendorong pemanfaatan material limbah yang ramah lingkungan. Penelitian ini menganalisis mekanisme modifikasi ganda (Dual-modification) pada campuran Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah (Waste Cooking Oil) sebagai bahan peremaja atau bio-flux pada aspal dan abu kayu jati sebagai bahan substitusi filler. Penelitian bertujuan mengetahui dampak kedua material limbah tersebut terhadap karakteristik Marshall, pola variasi nilai stabilitas, Flow, VIM, VMA, VFA, dan Marshall Quotient yang dihasilkan, serta menentukan komposisi kadar optimum yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Revisi 2). Penelitian dilaksanakan secara eksperimental di laboratorium menggunakan metode Marshall. Kadar Aspal Optimum (KAO) ditentukan terlebih dahulu melalui variasi kadar aspal 5,0%; 5,5%; 6,0%; 6,5%; dan 7,0%. Campuran kemudian dimodifikasi dengan variasi abu kayu jati sebesar 6%, 8%, dan 10% sebagai substitusi filler yang dikombinasikan dengan penambahan minyak jelantah untuk memperoleh Kadar Penambahan Optimum (KPO). Parameter yang dievaluasi meliputi stabilitas, Flow (kelelehan), VIM, VMA, VFA, dan Marshall Quotient (MQ). Hasil penelitian menunjukkan nilai KAO sebesar 6,5% dengan stabilitas 1.512,13 kg; Flow 2,73 mm; VIM 4,00%; VMA 15,30%; VFA 73,86%; dan MQ 555,20 kg/mm. Penam-bahan minyak jelantah cenderung meningkatkan nilai Flow dan VIM serta menurunkan stabilitas dan VFA, sedangkan abu kayu jati bersifat memperkaku campuran sehingga meningkatkan stabilitas dan Marshall Quotient namun menurunkan Flow. Kadar Penambahan Optimum minyak jelantah diperoleh sebesar 5,1% pada campuran dengan abu kayu jati 6% dan 8%, serta 5,3% pada abu kayu jati 10%, dan seluruh variasi pada rentang tersebut tetap memenuhi persyaratan Bina Marga 2018. Kombinasi paling optimum dicapai pada campuran KAO 6,5% dengan abu kayu jati 6% dan minyak jelantah 5,1%. Dengan demikian, pemanfaatan limbah minyak jelantah dan abu kayu jati terbukti layak digunakan sebagai bahan modifikasi campuran AC-WC yang memenuhi standar.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22222011035
Uncontrolled Keywords: AC-WC, minyak jelantah, abu kayu jati, filler, karakteristik Marshall, kadar aspal op-timum.
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Ahmad Rizki Syah Putra 22222011035
Date Deposited: 26 Aug 2026 09:02
Last Modified: 26 Aug 2026 09:02
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6330

Actions (login required)

View Item
View Item