Analisis Quantity Take Off (QTO) Dalam Perhitungan Volume dan Biaya Menggunakan Software Autodesk Revit 2027 Pada Pekerjaan Struktur (Studi Kasus: Gedung NU Mart & Food Station)

Melisa Icha Febriana, Febriana (2026) Analisis Quantity Take Off (QTO) Dalam Perhitungan Volume dan Biaya Menggunakan Software Autodesk Revit 2027 Pada Pekerjaan Struktur (Studi Kasus: Gedung NU Mart & Food Station). Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of coveer-abstrak_final.pdf] Text
coveer-abstrak_final.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf

Download (479kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (727kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (729kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[thumbnail of BAB 5+DAFPUS.pdf] Text
BAB 5+DAFPUS.pdf

Download (481kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (26MB)

Abstract

Perkembangan teknologi Building Information Modeling (BIM) melalui Autodesk Revit menawarkan solusi pemodelan tiga dimensi yang terintegrasi dengan informasi material, kuantitas, dan biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan BIM 3D pada pekerjaan struktural, serta membandingkan akurasi hasil Quantity Take Off (QTO) antara metode BIM menggunakan Autodesk Revit 2027 dengan metode konvensional pada pekerjaan struktur Gedung NU Mart & Food Station di Jalan Ahmad Yani, Bojonegoro, Jawa Timur. Data yang digunakan berupa data sekunder, meliputi Detailed Engineering Design (DED) dan volume rencana pekerjaan struktural dari PCNU Bojonegoro selaku pemilik proyek. Pemodelan BIM 3D dilakukan pada elemen pondasi, sloof, kolom, balok, pelat lantai, dan tangga. Volume pekerjaan kemudian diekstraksi menggunakan fitur Schedule/Quantities dan direkapitulasi dalam bentuk Bill of Quantity (BoQ) pada Autodesk Revit 2027. Hasil penelitian menunjukkan total kebutuhan baja profil kolom dan balok masing-masing sebesar 15.491,08 kg dan 11.816,82 kg, total volume beton untuk pelat lantai, tangga, sloof, dan pondasi masing-masing sebesar 92,95 m³, 2,15 m³, 23,81 m³, dan 34,72 m³, serta total kebutuhan pembesian sebesar 18.506,33 kg. Kontrol perbandingan volume/berat antara metode BIM dan metode konvensional menunjukkan tingkat akurasi yang sangat tinggi, dengan selisih pada elemen struktur utama di bawah 0,5%, sedangkan selisih rata-rata pembesian sebesar 7,86%. Seluruh data kuantitas dan biaya tersebut tersaji otomatis dalam dokumen BoQ dan dapat langsung digunakan sebagai dasar penyusunan RAB. Hasil ini membuktikan bahwa metode BIM 3D melalui Autodesk Revit mampu menghasilkan perhitungan volume pekerjaan struktur yang lebih detail, presisi, dan efisien dibandingkan metode konvensional, sehingga dapat menjadi solusi peningkatan akurasi QTO pada proyek konstruksi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22222011011
Uncontrolled Keywords: Building Information Modeling (BIM), Quantity Take Off (QTO), Autodesk Revit, Bill of Quantity (BoQ), akurasi volume struktur.
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Melisa Icha Febriana 22222011011
Date Deposited: 26 Aug 2026 02:16
Last Modified: 26 Aug 2026 02:16
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6344

Actions (login required)

View Item
View Item