Analisis Stabilitas Lereng dengan Perkuatan Menggunakan Tembok Penahan Tanah (Studi kasus di Ruas Jalan Bondol-Sendangrejo, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro)

M.Dhoni Galih Saputra, Saputra (2026) Analisis Stabilitas Lereng dengan Perkuatan Menggunakan Tembok Penahan Tanah (Studi kasus di Ruas Jalan Bondol-Sendangrejo, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro). Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (361kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (698kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (801kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Longsor merupakan salah satu permasalahan geoteknik yang sering terjadi pada lereng alami maupun lereng buatan akibat rendahnya kestabilan lereng. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan stabilitas lereng adalah pemasangan tembok penahan tanah (TPT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng pada kondisi undrained, mengetahui pengaruh pemasangan tembok penahan tanah terhadap stabilitas lereng, serta mengevaluasi perubahan nilai Safety Factor (SF) setelah dilakukan perkuatan. Penelitian dilakukan pada ruas Jalan Bondol–Sendangrejo, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. Data yang digunakan diperoleh melalui pengujian laboratorium yang meliputi kadar air, berat jenis, berat isi, batas Atterberg, distribusi ukuran butir, dan pengujian Triaxial Unconsolidated Undrained (UU) untuk memperoleh parameter kuat geser tanah. Parameter hasil pengujian digunakan sebagai data masukan pada perangkat lunak GEO5 untuk analisis stabilitas lereng menggunakan metode Janbu dengan pendekatan circular slip surface dan non circular slip surface. Selanjutnya dilakukan perencanaan tembok penahan tanah tipe kantilever sebagai alternatif perkuatan lereng. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting diperoleh nilai Safety Factor sebesar 1.68 untuk circular slip surface dan 0.76 untuk non-circular slip surface, sehingga analisis non-circular memberikan kondisi lereng yang lebih kritis dan lebih merepresentasikan kondisi longsoran di lapangan. Setelah dilakukan perkuatan menggunakan tembok penahan tanah, nilai Safety Factor meningkat menjadi 1.78 pada circular slip surface dan 1.76 pada non circular slip surface. Selain itu, hasil verifikasi menunjukkan bahwa tembok penahan tanah memenuhi persyaratan stabilitas eksternal terhadap geser, guling, dan daya dukung tanah, serta memenuhi persyaratan stabilitas internal berdasarkan hasil analisis penulangan. Dengan demikian, pemasangan tembok penahan tanah tipe kantilever terbukti efektif meningkatkan stabilitas lereng pada kondisi undrained sehingga nilai Safety Factor telah memenuhi nilai minimum yang dipersyaratkan sebesar 1.50.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22222011138
Uncontrolled Keywords: Stabilitas lereng, Undrained, Tembok Penahan Tanah Kantilever, GEO5
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: M DHONI GALIH SAPUTRA 22222011138
Date Deposited: 28 Aug 2026 01:39
Last Modified: 28 Aug 2026 01:39
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6399

Actions (login required)

View Item
View Item