Analisis Neraca Air di Daerah Irigasi Merakurak Kiri Kabupaten Tuban

Ajar Roby Firliyan, Firliyan (2026) Analisis Neraca Air di Daerah Irigasi Merakurak Kiri Kabupaten Tuban. Bachelor thesis, Fakultas Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (144kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (417kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (207kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan ketersediaan air irigasi, mengetahui kondisi neraca air, serta menentukan pola tanam yang sesuai pada Daerah Irigasi (DI) Merakurak Kiri, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Data yang digunakan meliputi data curah hujan harian selama 10 tahun (2016–2025) dari tiga stasiun hujan, yaitu Stasiun Tegalrejo, Gaplok, dan Tahulu, serta data klimatologi dan karakteristik lahan. Analisis curah hujan dilakukan dengan metode rerata aritmatik untuk memperoleh curah hujan daerah, kemudian dihitung curah hujan andalan dengan probabilitas 80% dan curah hujan efektif sebagai dasar perhitungan kebutuhan air irigasi. Kebutuhan air irigasi dihitung menggunakan metode Net Farm Requirement (NFR) dengan mempertimbangkan evapotranspirasi, curah hujan efektif, perkolasi, penyiapan lahan, koefisien tanaman, pergantian lapisan air, dan efisiensi irigasi. Ketersediaan air dianalisis menggunakan metode F.J. Mock untuk memperoleh debit andalan (Q80). Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi rata-rata pada DI Merakurak Kiri sebesar 0,492 m³/detik, sedangkan debit andalan rata-rata sebesar 1,943 m³/detik. Hasil analisis neraca air menunjukkan bahwa secara umum ketersediaan air masih mampu memenuhi kebutuhan irigasi, tetapi pada beberapa periode terjadi defisit, terutama akhir Maret hingga Juni serta November, dengan kondisi defisit paling konsisten terjadi pada bulan Mei dan Juni. Untuk mengatasi kondisi tersebut, direkomendasikan pola tanam Padi–Palawija–Padi dengan awal penyiapan lahan dimulai pada September I. Hasil analisis neraca air berdasarkan pola tanam rekomendasi menunjukkan kondisi surplus pada seluruh periode tanam, sehingga pola tanam tersebut dinilai layak diterapkan pada DI Merakurak Kiri.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 25222012222
Uncontrolled Keywords: irigasi, kebutuhan air, ketersediaan air, neraca air, pola tanam, F.J. Mock, NFR.
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: AJAR ROBY FIRLIYAN 25222012222
Date Deposited: 09 Sep 2026 01:02
Last Modified: 09 Sep 2026 01:02
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6418

Actions (login required)

View Item
View Item