Studi Komparasi Debit Banjir Rancangan Metode HSS Laksono-Erub dan Hss Nakayasu Untuk Pemetaan Daerah Potensi Banjir di Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro

Moch Wahyu Saputra, Saputra (2026) Studi Komparasi Debit Banjir Rancangan Metode HSS Laksono-Erub dan Hss Nakayasu Untuk Pemetaan Daerah Potensi Banjir di Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (681kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (589kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (490kB)

Abstract

Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, khususnya wilayah di sekitar Sungai Gandong, kerap mengalami banjir kiriman dari wilayah hulu Temayang, seperti yang terjadi pada Februari 2026. Penelitian ini bertujuan menghitung debit banjir rancangan pada Sub-DAS Pacal menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) Nakayasu dan HSS Laksono-Erub, membandingkan kedua metode tersebut, serta menyusun peta daerah potensi banjir berdasarkan metode yang paling representatif. Analisis hujan rancangan menggunakan distribusi Gumbel dan Log Pearson Tipe III, sedangkan pemetaan genangan dilakukan berbasis Digital Elevation Model (DEM) menggunakan perangkat lunak QGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAS seluas 24,10 km² dengan panjang sungai utama 7,358 km ini menghasilkan debit banjir rancangan metode HSS Nakayasu sebesar 241,99; 263,94; dan 285,73 m³/detik pada kala ulang 25, 50, dan 100 tahun, dengan selisih relatif sekitar 29,39% terhadap metode HSS Laksono-Erub. Metode HSS Laksono-Erub dipilih sebagai metode yang lebih representatif karena dikembangkan khusus untuk karakteristik DAS di wilayah Jawa dan Madura serta menghasilkan bentuk hidrograf yang lebih landai. Kapasitas tampung eksisting Kali Gandong sebesar 14,39 m³/detik jauh lebih kecil dibandingkan debit banjir rancangan pada seluruh kala ulang, sehingga genangan terkonsentrasi di Desa Wedi, Tanjungharjo, dan Kalianyar. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan mitigasi bencana banjir di wilayah studi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22222011147
Uncontrolled Keywords: Debit, HSS Nakayasu, HSS Laksono-Erub, Kali Gandong, Pemetaan
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Moch Wahyu Saputra 22222011147
Date Deposited: 08 Sep 2026 03:23
Last Modified: 08 Sep 2026 03:23
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6428

Actions (login required)

View Item
View Item