ANALISIS EFEKTIVITAS KINERJA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) RUMAH SAKIT 'AISYIYAH KABUPATEN BOJONEGORO

DIMAS BAGUS NUGROHO, NUGROHO (2025) ANALISIS EFEKTIVITAS KINERJA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) RUMAH SAKIT 'AISYIYAH KABUPATEN BOJONEGORO. [Skripsi]

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (892kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (585kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (638kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Air limbah rumah sakit mengandung mikroorganisme patogen, bahan kimia beracun, dan zat radioaktif yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Rumah Sakit X merupakan rumah sakit tipe C dengan luas lahan 10.022 m², luas bangunan 44.898 m², dan 173 tempat tidur, menghasilkan air limbah dengan parameter TSS, BOD5, COD, amonia, fosfat, dan E. coli. Berdasarkan hasil pengujian Januari 2024 pada outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tiga parameter mendekati batas baku mutu SK Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Kondisi ini dipengaruhi oleh IPAL yang telah beroperasi bertahun-tahun dan pembangunan gedung baru yang meningkatkan beban pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik air limbah dan air hasil pengolahan serta menganalisis efektivitas kinerja IPAL Rumah Sakit X dalam mengelola air limbah agar aman bagi masyarakat dan lingkungan. Sampel diambil menggunakan metode grab sampling pada inlet dan outlet dengan volume 2000 mL. Hasil laboratorium menunjukkan parameter amonia (0,22 mg/L) dan fosfat (2,922 mg/L) tidak memenuhi baku mutu, disebabkan kurangnya waktu aerasi yang menyebabkan kadar oksigen terlarut rendah dan menghambat mikroorganisme dalam menguraikan NH3 dan PO4. Parameter E. coli (350 MPN/100 mL) memenuhi standar baku mutu. Perhitungan efektivitas menunjukkan penurunan E. coli signifikan sebesar 96,23%, menandakan keberhasilan desinfeksi. Namun, penurunan amonia hanya 45,89% dan masih melebihi batas baku mutu, sedangkan fosfat mengalami peningkatan dengan efektivitas -6,22%, mengindikasikan kegagalan pengolahan fosfat. Hasil ini menyoroti perlunya optimalisasi proses aerasi dan pengolahan fosfat pada IPAL Rumah Sakit X.

Item Type: Skripsi
Additional Information: 21252011007
Uncontrolled Keywords: Air Limbah, IPAL, Rumah Sakit, Efektivitas
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Ilmu Lingkungan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Ilmu Lingkungan
Depositing User: Dimas Bagus Nugroho 21252011007
Date Deposited: 20 Oct 2025 01:41
Last Modified: 20 Oct 2025 01:41
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/2911

Actions (login required)

View Item
View Item