Fina Anista Kuntiwi, Kuntiwi(2026) and Gunawan Hadi Purwanto, - Urgensi Dan Tantangan Pembentukan Kementerian Masyarakat Hukum Adat Di Indonesia: Purusan Mahkamah Konstitusi No: 67/PUU-XXII/2024. PAGARUYUANG: Law Journal. pp. 170-181. ISSN 2580-698X
LIT 2025 Januari Fina Anista Kuntiwi, Gunawan Hadi Purwanto.pdf
Download (369kB)
Abstract
Penelitian ini menganalisis Putusan Mahkamah Konstitusi No: 67/PUU-XXII/2024, penelitian ini menyelidiki urgensi dan tantangan pembentukan Kementerian Masyarakat Hukum Adat di Indonesia. Putusan tersebut menolak pembentukan kementerian baru sebab akan mengakibatkan tumpang tindih wewenang dan kesenjangan perlindungan hukum bagi masyarakat hukum adat.penelitian ini menggunakan penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan, historis, dan kasus untuk menganalisis konteks konstitusional dari permasalahan ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa meskupun Mahkamah Konstitusi berpendapat bahwa pemebentukan kementerian baru tidak diperlukan, perlindungan terhadap hak-hak masyarakat hukum adat tetap memerlukan perhatian khusus melalui peningkatan kerja lintas sektor dan penguatan regulasi. Langkah ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan eksistensi masyarakat hukum adat sebagai bagian dari amanat konstitusi.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Masyarakat hukum adat; Mahkamah Konstitusi; kementerian; hukum adat; perlindungan hak |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Prodi Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan Perpustakaan Unigoro |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 02:22 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 02:22 |
| URI: | https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/2993 |

