Tinjauan Hukum Terhadap Mekanisme Pembuatan Kebijakan Kenaikan Tunjangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam Perspektif Keadilan

Dea Nawang Wulandari, Wulandari(2026) (2026) Tinjauan Hukum Terhadap Mekanisme Pembuatan Kebijakan Kenaikan Tunjangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam Perspektif Keadilan. Bachelor thesis, Hukum.

[thumbnail of ABSTRAK .pdf] Text
ABSTRAK .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I .pdf] Text
BAB I .pdf

Download (228kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (245kB)

Abstract

Kebijakan kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat, terutama ketika kondisi ekonomi nasional belum sepenuhnya stabil. Kebijakan tersebut dipandang sensitif karena berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran negara dan persepsi keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pembuatan kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR RI serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip keadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, filosofis, historis, dan komparatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif mekanisme pembuatan kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR RI telah memiliki dasar hukum yang sah dan memenuhi aspek legalitas serta kepastian hukum karena dilakukan melalui proses pengusulan, pembahasan anggaran negara, dan penetapan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, dari perspektif keadilan, kebijakan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jika dianalisis menggunakan teori keadilan Aristoteles, John Rawls, dan Gustav Radbruch, kebijakan ini masih menunjukkan ketimpangan dengan kondisi sosial ekonomi mayoritas masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pertimbangan yang lebih berorientasi pada keadilan substantif dalam perumusan kebijakan tunjangan anggota DPR RI.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22742011040
Uncontrolled Keywords: DPR RI, tunjangan, kebijakan publik, keadilan, hukum normatif
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Hukum
Depositing User: Dea Nawang Wulandari 22742011040
Date Deposited: 05 Feb 2026 04:00
Last Modified: 05 Feb 2026 04:00
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/3911

Actions (login required)

View Item
View Item