Analisis Pengaturan Pembatasan Impor Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Pintu Terhadap Pertamina Dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha

Putri Nur Cahyani, Cahyani2026 (2026) Analisis Pengaturan Pembatasan Impor Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Pintu Terhadap Pertamina Dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha. Bachelor thesis, Hukum.

[thumbnail of ABSTRAK PUTRI.pdf] Text
ABSTRAK PUTRI.pdf

Download (643kB)
[thumbnail of BAB I PUTRI.pdf] Text
BAB I PUTRI.pdf

Download (232kB)
[thumbnail of BAB 2 PUTRI.pdf] Text
BAB 2 PUTRI.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of BAB 3 PUTRI.pdf] Text
BAB 3 PUTRI.pdf

Download (374kB)
[thumbnail of BAB 4 PUTRI.pdf] Text
BAB 4 PUTRI.pdf

Download (233kB)

Abstract

Kebijakan pembatasan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui mekanisme satu pintu yang menetapkan PT Pertamina (Persero) sebagai pelaksana utama merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjamin ketahanan energi nasional di tengah ketidakseimbangan antara produksi dan konsumsi BBM dalam negeri. Namun, penerapan kebijakan tersebut menimbulkan implikasi hukum dalam perspektif hukum persaingan usaha, khususnya terkait potensi praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan Pertamina dalam penguasaan impor BBM serta menilai kesesuaian kebijakan impor BBM satu pintu yang ditetapkan oleh pemerintah dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kebijakan persaingan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentralisasi impor BBM berpotensi memperkuat dominasi pasar Pertamina, membatasi ruang gerak badan usaha swasta, serta mengurangi pilihan bagi konsumen. Kondisi tersebut dapat menimbulkan ketimpangan persaingan usaha apabila tidak disertai dengan pengawasan dan evaluasi kebijakan yang ketat. Meskipun kebijakan impor satu pintu dimaksudkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga BBM nasional, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan prinsip persaingan usaha yang sehat agar tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif pemerintah dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam memastikan bahwa kebijakan energi nasional tetap sejalan dengan tujuan ketahanan energi sekaligus menjamin terciptanya iklim usaha yang adil, efisien, dan kompetitif.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22742011112
Uncontrolled Keywords: Impor BBM, Pertamina, Kebijakan Satu Pintu, Persaingan Usaha, Monopoli.
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Hukum
Depositing User: Putri Nur Cahyani 22742011112
Date Deposited: 05 Feb 2026 03:57
Last Modified: 05 Feb 2026 03:57
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/3934

Actions (login required)

View Item
View Item