Plagiarisme OpenAi Terhadap Studio Ghibli Dalam Perspektif Undang-Undang Hak Cipta

Cindy Swastika Rahmania, Rahmania (2026) (2026) Plagiarisme OpenAi Terhadap Studio Ghibli Dalam Perspektif Undang-Undang Hak Cipta. Bachelor thesis, Hukum.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[thumbnail of BAB I (PENDAHULUAN).pdf] Text
BAB I (PENDAHULUAN).pdf

Download (375kB)
[thumbnail of BAB II (TINJAUAN PUSTAKA).pdf] Text
BAB II (TINJAUAN PUSTAKA).pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)
[thumbnail of BAB III (PEMBAHASAN).pdf] Text
BAB III (PEMBAHASAN).pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[thumbnail of BAB IV (PENUTUP DAN DAFTAR PUSTAKA).pdf] Text
BAB IV (PENUTUP DAN DAFTAR PUSTAKA).pdf

Download (201kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (KORESPONDENSI DAN ARTIKEL PUBLISH).pdf] Text
LAMPIRAN (KORESPONDENSI DAN ARTIKEL PUBLISH).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan plagiarisme OpenAI terhadap Studio Ghibli dalam perspektif undang-undang hak cipta. Permasalahan tersebut lebih mengarah pada pertanyaan mendasar, apakah Studio Ghibli yang saat ini ramai digunakan oleh manusia secara mudah yang dihasilkan OpenAI layak mendapatkan perlindungan Hak Cipta, mengingat menurut UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta yang disebut sebagai Pencipta adalah seseorang (beberapa orang) bukan program komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemanfaatan karya Studio Ghibli oleh OpenAI tanpa izin dari pemegang hak cipta termasuk dalam kategori plagiarisme dan pelanggaran hak cipta, sekaligus menganalisis bentuk perlindungan, kepastian, dan urgensi peraturan hukum di Indonesia melalui perbandingan dengan regulasi hak cipta di negara lain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan studi perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OpenAI dianggap melakukan plagiarisme terhadap karya Studio Ghibli karena tidak memiliki izin resmi dari pemegang hak cipta. Di Indonesia, belum ada kepastian hukum terkait perlindungan hak cipta atas karya Studio Ghibli yang dihasilkan oleh OpenAI, sebab belum terdapat aturan khusus yang mengaturnya. Dalam UU ITE OpenAI hanya dikategorikan sebagai agen elektronik dan tidak diakui sebagai subjek hukum yang dapat memiliki hak cipta. Perbandingan dengan negara lain: Amerika Serikat menolak hak cipta untuk karya yang bukan dari manusia, sedangkan Inggris memberikan hak cipta kepada pengembang OpenAI. Penelitian ini menekankan pentingnya pemerintah Indonesia segera merumuskan regulasi yang mengatur terkait karya yang dihasilkan oleh OpenAI, agar mempunyai kepastian dan kekuatan hukum yang jelas.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22742011006
Uncontrolled Keywords: Plagiarisme, OpenAi, Hak Cipta
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Hukum
Depositing User: Cindy Swastika Rahmania 22742011006
Date Deposited: 11 Feb 2026 08:41
Last Modified: 11 Feb 2026 08:41
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/3984

Actions (login required)

View Item
View Item