ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR PADA DAERAH IRIGASI NGLAMBANGAN KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO

Haidar Azzam Khoiri, Khoiri(2026) (2026) ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR PADA DAERAH IRIGASI NGLAMBANGAN KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO. Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (591kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (491kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (575kB)

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia, terutama dalam bidang pertanian. Lebih dari 70% penggunaan air di dunia digunakan untuk keperluan irigasi pertanian. Di Indonesia, yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, air irigasi memegang peranan vital dalam menunjang produksi pangan. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pangan dan adanya pengaruh perubahan iklim, permasalahan ketersediaan air irigasi menjadi semakin kompleks. Variabilitas curah hujan dan perubahan pola iklim memengaruhi besarnya aliran permukaan dan ketersediaan air sepanjang tahun. Oleh karena itu, penelitian mengenai analisis kebutuhan dan ketersediaan air pada Daerah Irigasi Nglambangan menjadi penting untuk dilakukan guna mengetahui ketersediaan air dan kebutuhan air yang nantinya untuk mengetahui surplus atau defisit air pada daerah irigasi. Digunakan metode F.J Mock untuk peritungan ketersediaan air, dan metode NFR (Nett Field Requirement) untuk mengetahui kebutuhan air. Hasil analisis neraca air menunjukan bahwa ketersediaan air pada DI Nglambangan mengalami surplus, walaupun demikian tetap terjadi defisit air pada periode tertentu. Defisit air terjadi pada bulan-bulan kemarau yakni Bulan Mei hingga Bulan September. Disisi lain terjadi kelebihan air pada bulan-bulan musin penghujan yakni Bulan April hingga Bulan Oktober. Namun setelah dihitung secara kumulatif menunjukan hasil bahwa Daerah Irigasi Nglambangan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, terjadi defisit dikarenakan kebutuhan air lebih besar yakni 1.72 m3/dtk dari ketersediaan air sebesar 0.72 m3/dtk.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22222011105
Uncontrolled Keywords: Air irigasi, Neraca air, F.J. Mock, NFR, Daerah Irigasi Nglambangan
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Haidar Azzam Khoiri 22222011105
Date Deposited: 10 Mar 2026 04:35
Last Modified: 10 Mar 2026 04:35
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4474

Actions (login required)

View Item
View Item