Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Promosi Produk Melalui Affiliate Marketing di Media Sosial

M. Alfani Nasirulloh, Nasirulloh (2026) Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Promosi Produk Melalui Affiliate Marketing di Media Sosial. Bachelor thesis, Hukum.

[thumbnail of abtrack alpan...pdf] Text
abtrack alpan...pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (9MB)
[thumbnail of BAB 3 (2).pdf] Text
BAB 3 (2).pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[thumbnail of BAB 4 (2).pdf] Text
BAB 4 (2).pdf - Submitted Version

Download (164kB)

Abstract

Perkembangan perdagangan elektronik (e-commerce) dan media sosial telah mendorong lahirnya strategi pemasaran digital melalui affiliate marketing. Di sisi lain, praktik promosi produk oleh affiliator berpotensi menimbulkan kerugian bagi konsumen apabila informasi yang disampaikan tidak benar, tidak jelas, atau menyesatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum mengenai promosi produk melalui affiliate marketing dalam transaksi perdagangan elektronik di Indonesia serta perlindungan hukum bagi konsumen terhadap promosi produk melalui affiliate marketing di media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing telah memiliki landasan hukum melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, serta Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Namun demikian, belum terdapat pengaturan khusus mengenai kedudukan dan tanggung jawab hukum affiliator sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum apabila konsumen mengalami kerugian akibat promosi produk. Perlindungan hukum bagi konsumen pada dasarnya telah tersedia melalui upaya preventif berupa hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur serta upaya represif melalui mekanisme ganti rugi dan penyelesaian sengketa. Akan tetapi, perlindungan tersebut belum berjalan secara optimal sehingga diperlukan regulasi yang secara khusus mengatur affiliate marketing guna memberikan kepastian hukum dan meningkatkan efektivitas perlindungan konsumen di era digital.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22742011078
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Konsumen, Affiliate marketing, Media Sosial, Perdagangan Elektronik.
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Hukum
Depositing User: M. Alfani Nasirulloh 22.74201.1.078
Date Deposited: 29 Jul 2026 02:24
Last Modified: 29 Jul 2026 02:24
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5605

Actions (login required)

View Item
View Item