RISKA OKTAVIA, OKTAVIA (2024) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA EDUKASI GERABAH MALO BOJONEGORO (Studi Kasus di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro). [Skripsi]
![[thumbnail of bab 1.pdf]](https://repository.unigoro.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (147kB)
![[thumbnail of bab 2.pdf]](https://repository.unigoro.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (299kB)
![[thumbnail of bab 3.pdf]](https://repository.unigoro.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (35kB)
![[thumbnail of bab 4.pdf]](https://repository.unigoro.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (457kB)
![[thumbnail of bab 5.pdf]](https://repository.unigoro.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (148kB)
Abstract
Desa Wisata Edukasi Gerabah malo Bojonegoro memiliki potensi besar untuk
dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis pendidikan yang unik. Penelitian
ini mengekspolarasi penerapan collaborative governance dalam
prosespengembangan desa tersebut., dimana berbagai pemangku kepentingan
termasuk pemerintah lokal, masyarakat, sektor swasta, lembaga pendidikan dan
karang taruna yang dilibatkan dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan
program. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses collaboratif
governance dalam pengembangan desa wisata edukasi gerabah malo bojonegoro. Metodologi penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan 5
informan sebagai objek penelitian. Pengumpulan data menggunakan teknik
wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisisi data menggunakan
kondensasi data dan penarikan kesimpulan. Pendekatan Collaborative governance dipilih untuk memastikan bahwa proses
pengembangan berjalan secara efektif, inklusif dan berkelanjutan dengan
memperhatikan kepentingan semua pihak yang terlibat. Penelitian ini
mengidentifikasi lima langkah dalam tata kolaboratif: (1) identifikasi pemangku
kepentingan, (2) pembentukan forum kolaboratif, (3) pengembangan visi bersama, (4) pengembangan peran dan tanggung jawab, (5) evaluasi dan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini berhasil menciptakan sinergi
di antara berbagai pemangku kepentingan, meningkatkan partisipasi, masyarakat
lokal, dan membangun rasa memiliki yang kuat terhadap program pengembangan
desa. Selain itu collaborative governance terbukti efektif dalam mendorong
keberlanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui
pengembangan wisata edukasi yang terintegrasi dengan budaya lokal.
Kata kunci: collaborative governance, pengembangan desa, wisata edukasi, pasrtisipasi msyar
Item Type: | Skripsi |
---|---|
Additional Information: | 20.63201.1097 |
Uncontrolled Keywords: | collaborative governance, pengembangan desa, wisata edukasi, pasrtisipasi |
Subjects: | Skripsi UNIGORO > Prodi Administrasi Publik |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Prodi Administrasi Publik |
Depositing User: | Pustakawan Perpustakaan Unigoro |
Date Deposited: | 21 Feb 2025 02:31 |
Last Modified: | 21 Feb 2025 02:31 |
URI: | https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/604 |