DIGITALISASI PELAYANAN PUBLIK : KETIDAKSIAPAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI BOJONEGORO

SITI MARFU’AH, MARFU’AH (2024) DIGITALISASI PELAYANAN PUBLIK : KETIDAKSIAPAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI BOJONEGORO. [Skripsi]

[thumbnail of BAB I ISI JURNAL.pdf] Text
BAB I ISI JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB)

Abstract

Dengan penerapan teknologi digital dalam pelayanan publik, terutama melalui
penggunaan aplikasi Identitas Kependudukan digital (IKD) di Bojonegoro, terdapat banyak pro
dan kontra. Dengan menerapkan e-government, pemerintah harus meningkatkan pelayanan
publik. Studi kasus Identitas Kependudukan Digital Kabupaten Bojonegoro merupakan salah
satu contoh ketidaksiapan masyarakat dalam memasuki era digitalisasi pelayanan publik.
Studi ini meningkatkan pemahaman tentang pro dan kontra digitalisasi pelayanan
publik, khususnya di Bojonegoro dalam pengunaan aplikasi Identitas Kependudukan Digital ,
dan menekankan berbagai masalah yang dihadapi masyarakat. Tercapainya dalam menerapkan
transformasi digital di tingkat lokal bergantung pada kebijakan yang dapat meningkatkan
inklusi dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Metodologi penelitian menggunakan metode
penelitian kualitatif pendekatan studi kasus dengan lima subjek penelitian. Data yang diperoleh
dengan Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Selanjutnya teknik analisis data yang
digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia, khususnya di kabupaten
Bojonegoro, belum siap dalam menghadapi digitalisasi pelayanan public melalui aplikasi
Identitas Kependudukan Digital. Hal ini dikarenakan masih ada beberapa hambatan yang
membuat pelaksanaan digitalisasi pelayanan public belum bisa berjalan secara optimal seperti
minimnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang digitalisasi pelayanan public
melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital. Serta handphone yang belum memadai dan
minimnya akses internet di beberapa tempat.
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan saran kepada Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro sebagai koordinator pelaksanaan digitalisasi
pelayanan public melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital untuk melakukan sosialisasi
ke masyarakat agar masyarakat mengetahui serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang
aplikasi Identitas Kependudukan Digital.
Kata kunci : Digitalisasi; E- goverment; IKD; Ketidaksiapan; Pelayanan publik.

Item Type: Skripsi
Additional Information: 20632011113
Uncontrolled Keywords: Digitalisasi; E- goverment; IKD; Ketidaksiapan; Pelayanan publik
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Administrasi Publik
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Prodi Administrasi Publik
Depositing User: Pustakawan Perpustakaan Unigoro
Date Deposited: 21 Feb 2025 04:19
Last Modified: 21 Feb 2025 04:19
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/635

Actions (login required)

View Item
View Item