Siti Nur Azizah, Azizah (2025) Analisis Peranan Subsektor Pertanian dan Sektor Unggulan dalam Pembangunan Ekonomi (Studi Kasus Provinsi Nusa Tenggara Barat). [Skripsi]
![[thumbnail of ABSTRAK .pdf]](https://repository.unigoro.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
ABSTRAK .pdf
Restricted to Repository staff only until 31 December 2029.
Download (2MB)
![[thumbnail of BAB 1.pdf]](https://repository.unigoro.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2029.
Download (952kB)
![[thumbnail of LAMPIRAN.pdf]](https://repository.unigoro.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2029.
Download (1MB)
Abstract
Pembangunan ekonomi daerah adalah proses yang bertujuan untuk meningkatkan hasil dari sumber daya yang ada, menciptakan lapangan kerja baru, dan memajukan kegiatan ekonomi.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kontribusi dan klasifikasi subsektor pertanian dan sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi NTB. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, menggunakan data PDRB berdasarkan harga konstan dan pertumbuhan ekonomi provinsi NTB serta PDB dan pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode tahun 2018-2022. Analisis dilakukan dengan teknik Location Quotient (LQ). Nilai LQ untuk sektor pertanian menunjukkan bahwa sub-sektor tanaman pangan mencapai 2.33, tanaman hortikultura 1.20, peternakan 1.50, jasa pertanian dan perburuan 1.29, serta perikanan 1.02. Sektor unggulan memiliki nilai LQ sebesar 1.75, sedangkan pertambangan dan penggalian mencapai 2.16. Untuk sektor perdagangan besar dan eceran, nilai LQ adalah 1.02, transportasi dan pergudangan 1.40, real estate 1.02, administrasi pemerintahan 1.52, jasa pendidikan 1.49, jasa kesehatan 1.68, dan jasa lainnya 1.19. Sektor pertanian di Nusa Tenggara Barat merupakan sektor basis, dan peningkatan pendapatan ini akan mendorong permintaan untuk barang-barang di sektor basis, sehingga mendorong investasi di sektor tersebut. sektor lapangan usaha provinsi nusa tenggara barat di bagi menjadi 4 klasifikasi dari masing-masing sektor tersebut diantaranya: sektor unggulan: terdapat sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor pertambangan, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, sektor real estate, sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, dan sektor lainnya.
Item Type: | Skripsi |
---|---|
Additional Information: | 21602011121 |
Uncontrolled Keywords: | PDRB ADHK, laju pertumbuhan PDRB, Sektor Unggulan, subsektor pertanian, Location Quotient (LQ). |
Subjects: | Skripsi UNIGORO > Prodi Ekonomi Pembangunan |
Divisions: | Fakultas Ekonomi > Prodi Ekonomi Pembangunan |
Depositing User: | Siti Azizah 21602011121 |
Date Deposited: | 21 Feb 2025 06:10 |
Last Modified: | 21 Feb 2025 06:10 |
URI: | https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/642 |