Integrasi Metode EOQ (Economic Order Quantity) dan JIT (Just-In-Time) untuk Optimalisasi Persediaan Bahan Baku pada Fluktuasi Harga

Indra Maula Sari, Sari(2026) (2026) Integrasi Metode EOQ (Economic Order Quantity) dan JIT (Just-In-Time) untuk Optimalisasi Persediaan Bahan Baku pada Fluktuasi Harga. Bachelor thesis, Sains dan Teknik.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (447kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (738kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (794kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (263kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Persediaan bahan baku yang tidak terkelola secara optimal dapat menyebabkan pemborosan biaya, penumpukan stok, serta ketidakefisienan aliran produksi. UMKM Ratu Bakery Donuts Cake, Bojonegoro, mengalami permasalahan pengendalian persediaan bahan baku mentega akibat fluktuasi harga dan sistem pengadaan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan integrasi metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Just-In-Time (JIT) dalam optimalisasi persediaan bahan baku mentega serta mengukur efisiensi biaya terhadap sistem aktual. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan studi kasus pada UMKM Ratu Bakery dengan total kebutuhan bahan baku mentega 2.590 kg/tahun dan fluktuasi harga Rp18.400–18.800/kg Perhitungan dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual dan integrasi EOQ-JIT yang dikelompokkan berdasarkan periode fluktuasi harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan integrasi EOQ-JIT menghasilkan jumlah pemesanan optimal (EOQ) berkisar 191–242 kg per pemesanan dengan frekuensi pemesanan 3–5 kali per periode, Reorder Point (ROP) pada rentang 83–113 kg, dan Safety Stock (SS) sebesar 8–33 kg Integrasi metode EOQ-JIT mampu menurunkan total biaya persediaan sebesar 5,88% atau Rp3.100.588, yaitu dari Rp52.739.947 menjadi Rp49.639.359. Terutama melalui penurunan biaya penyimpanan dari Rp2.809.947 menjadi Rp300.759, meskipun terjadi peningkatan biaya pemesanan dari Rp700.000 menjadi Rp1.200.000. Dengan demikian, integrasi EOQ-JIT dapat menjadi solusi efektif bagi UMKM bakery dalam mengelola persediaan bahan baku secara efisien dan berkelanjutan pada kondisi fluktuasi harga.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 22262011024
Uncontrolled Keywords: Pengendalian persediaan, EOQ, JIT, Fluktuasi harga, UMKM
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Industri
Divisions: Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Industri
Depositing User: Indra Maula Sari 22262011024
Date Deposited: 26 Feb 2026 03:05
Last Modified: 26 Feb 2026 03:05
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/3948

Actions (login required)

View Item
View Item