PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA BAGI PENJUAL DAN PEMBELI FOSIL SEBAGAI CAGAR BUDAYA YANG DILINDUNGI UNDANG-UNDANG (STUDI KASUS DI BOJONEGORO)

Risma Wulandari, Wulandari (2026) PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA BAGI PENJUAL DAN PEMBELI FOSIL SEBAGAI CAGAR BUDAYA YANG DILINDUNGI UNDANG-UNDANG (STUDI KASUS DI BOJONEGORO). [Skripsi]

[thumbnail of Abstrak fix (1).pdf] Text
Abstrak fix (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.docx] Text
BAB I.docx

Download (48kB)
[thumbnail of BAB II.docx] Text
BAB II.docx
Restricted to Registered users only

Download (42kB)
[thumbnail of BAB 111.docx] Text
BAB 111.docx
Restricted to Registered users only

Download (50kB)
[thumbnail of BAB IV.docx] Text
BAB IV.docx

Download (28kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.docx] Text
LAMPIRAN.docx
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pelestarian fosil sebagai bagian dari cagar budaya di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama berkaitan dengan rendahnya kesadaran hukum masyarakat dan belum optimalnya pelaksanaan penegakan hukum. Fosil yang memiliki nilai penting bagi sejarah dan ilmu pengetahuan kerap dipindahtangankan tanpa memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga berpotensi menghilangkan warisan budaya bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana bagi penjual dan pembeli fosil sebagai cagar budaya yang dilindungi undang-undang, serta mengkaji penegakan hukum pidana terhadap praktik tersebut di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan teori pertanggungjawaban pidana dan teori perlindungan cagar budaya dengan kajian pustaka berupa peraturan perundang-undangan dan pendapat para ahli hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjual dan pembeli fosil dapat dimintai pertanggungjawaban pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, namun penerapannya belum berjalan secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan penegakan hukum serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat guna menjamin perlindungan fosil sebagai cagar budaya.

Item Type: Skripsi
Additional Information: 22742011035
Uncontrolled Keywords: pertanggung jawaban pidana, fosil, cagar budaya, penegakan hukum
Subjects: Skripsi UNIGORO > Prodi Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Hukum
Depositing User: Ayu Risma Wulandari 22742011035
Date Deposited: 06 Apr 2026 07:17
Last Modified: 06 Apr 2026 07:17
URI: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4533

Actions (login required)

View Item
View Item