Amalia Ma’rifatul Maghfiroh, Maghfiroh and Ardana Putri Farahdiansari, Farahdiansari and Novia Pramesti Dwi Cahyani, Cahyani and Firstyan Deviena Citra Rahayu, Rahayu (2026) Laporan penelitian Akhir Penelitian Internal Dosen: Analisis Varian Material Penyerap Suara Dari Bahan Limbah Sabut Kelapa dan Styrofoam. LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO.
AMALIA_Ganjil2023_2024.pdf
Download (7MB)
Abstract
Meningkatnya permasalahan lingkungan baik berupa masalah kebisingan maupun limbah padat organik dan anorganik memunculkan berbagai upaya untuk menanganinya. Di sisi lain terjadi peningkatan penggunaan komposit di segala bidang merupakan rekayasa bahan yang banyak dilakukan orang untuk mendapatkan bahan alternatif yang baru. Terdapat beberapa bahan berbasis limbah seperti serabut kelapa, kertas, dan styrofoam yang mempunyai sifat dasar kuat dan ringan. Dari hasil penelitian sebelumnya (Dino Rimantho, 2018) diperoleh bahwa bahan komposit yang terbuat dari limbah padat yang berupa serbuk kayu, serabut kelapa muda, kertas, dan styrofoam pada Formulasi A (300 gram bubur kertas, 140 gram serabut kelapa, 140 gram serbuk kayu, dan 75 gram styrofoam) diperoleh tingkat peredaman suara dengan nilai koefisien redam suara 0,59 dan Formulasi B (140 gram bubur kertas, 300 gram serabut kelapa, 140 gram serbuk kayu, dan 75 gram styrofoam) diperoleh nilai koefisien redam suara 0,82. Hasil ini lebih baik dibanding dengan hasil penelitian sebelumnya dari para peneliti pendahulu. Pada penelitian ini Formula B dipilih untuk dianalisis lebih lanjut karena memiliki nilai redam yang lebih besar. Untuk keperluan penelitian lebih lanjut, saat ini komposisi Formula B sedang dalam proses pengajuan Paten. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan papan komposit akustik dengan Formula B memiliki kemampuan menyerap suara yang sama baik ditinjau dari parameter ketebalan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bahan komposit untuk menyerap suara (coefficient of sound absorption) dan mengetahui kemampuannya untuk mereduksi suara (sound transmission loss) dengan berbagai variasi komposisi serta mengetahui pada komposisi berapa akan diperoleh nilai kemampuan redam yang paling baik dengan melakukan uji statistic dengan analisis varian. Berdaskan hasil olah data dan pembahasan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: hasil pengujian akustik komposit ini diperoleh untuk sampel A, B dan C terlihat bahwa kemampuan meredam suara/energi serap (loss) tertinggi (nilai rata-rata) adalah 49,57 dB di frekuensi 750 Hz pada sampel C. Sedangkan suara/energi serap terendah adalah 1,15 dB pada frekuensi 500 Hz pada sempel A. Nilai koefisien penyerapan bunyi nilai koefisien penyerapan bunyi yang diperoleh pada semua variasi frekuensi dari ampel A, B dan C mempunyai nilai koefisien serap yang baik yaitu ≥ 0,2. Sedangkan nilai koefisien serap terendah yan diperoleh adalah 2,01 pada frekuensi 750 Hz di sampel C dan nilai koefisien serap tertinggi adalah 46,67 untuk sampel A pada frekuensi 500 Hz.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komposit, Peredam Kebisingan, Serabut Kelapa, Styrofoam |
| Subjects: | Skripsi UNIGORO > Prodi Teknik Industri |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknik > Prodi Teknik Industri |
| Depositing User: | Pustakawan Perpustakaan Unigoro |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 03:10 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 03:10 |
| URI: | https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5232 |
